HOME
Friday, 21 November 2008
MENGAPA “TERSESAT MASUK SURGA
Peringkat Pengguna: / 2
Ditulis oleh K.H.M. Fuad Riyadi   
Sunday, 15 June 2008
Semboyan “Tersesat masuk surga” membuat banyak orang menduga-duga maksudnya: Mau bikin aliran sesat? Mau membela aliran sesat? Atau bagaimana? Jangan asal bikin semboyan, brow!
Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 31 July 2008 )
Baca lebih lanjut...
 
Halaman Muka
Peringkat Pengguna: / 0
Ditulis oleh administrator   
Sunday, 17 February 2008

Ali RA pernah berkata kepada sekelompok orang yang tidak mempercayai adanya kehidupan akherat: “Jika apa yang Anda katakan (tentang tidak adanya akherat) itu memang benar, maka Anda akan selamat dan begitu pula kami. Tetapi jika yang kami katakan (tentang adanya kehidupan akherat) itulah yang benar, maka kami akan selamat, sementara Anda akan binasa.”

 

Image 


 


 

Jadilah member di situs lidahwali.com , dengan anda menjadi member disitus kami anda sudah ikut serta berpartisipasi dalam mensyiarkan agama islam bersama kami

 

Terakhir Diperbaharui ( Friday, 17 October 2008 )
 

Hari Ini

Jumaat, 21 November 2008 II 22 Zulkaedah 1429 Hijriah
Subscribe to lidahwali

Powered by us.groups.yahoo.com

  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator

Pilih Bahasa

English
Indonesia

Login Form






Lupa Kata Sandi?
Belum memiliki akun? Daftar

PESAN KYAI

RIYA

Ketika kiamat kelak, yang mula-mula diperiksa amalnya adalah tiga golongan insan. Pertama, orang yang semasa hidupnya di dunia  diberi ilmu (ilmuwan, ulama, cendekiawan, intelektual). Kepada mereka, Allah bertanya, apa yang kau perbuat atas ilmumu? Mereka menjawab,  Ya Tuhanku, aku mengamalkan di tengah malam dan di tepi siang dengan mengharap ridloMu. Maka, Allah pun berfirman, bohong kamu. Para malaikat juga menyahut, bohong kamu. Dulu, kamu hanya ingin disebut (terkenal, popular) sebagai ulama/ilmuwan/intelektual, dan hal itu sudah terlaksana.

 

 
KYAI ALHAMDULILLAH

Mas Abdul Wachid BS, penyair-sastrawan-dosen yang suka khusnudhon kepada semua orang itu, kaya perbendaharaan cerita tentang dunia pesantren. Ini karena beliau itu "nenek-moyangnya" memang dari pesantren, begitu pula istri beliau, Mbak Lala, Mbak Siti Wasilah, penulis cerita anak. Di samping itu, pasangan romantis ini pun selalu berusaha terus-menerus menjalin silaturahim dengan para kyai. Kalau kita kesulitan mengundang Gus Mus (KH Mustofa Bisri Rembang) misalnya, minta tolong saja pada Mas Achid (Mas Abdul Wachid BS).

 

 
WOLO-WOLO QUWOTO

Tiada daya untuk menyingkir dari kemaksiatan dan tiada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Agung. Begitulah kira-kira arti dari bacaan "Laa khaula wa laa quwwata illaa billaahil ngaliyyil ngadziim (huruf vocal dobel berarti dibaca panjang). Orang  Jawa suka menyebut bacaan tersebut dengan : wolo-wolo quwoto, opo ono doyo sak liyane seko sing moho kuwoso (wolo-wolo quwoto, adakah daya kecuali dari Yang Maha Kuasa). Bacaan tersebut, menyembuhkan 99 penyakit, yang paling ringan diantaranya adalah penyakit bingung (stress), demikian pernah disabdakan Rasulullah SAW.

 
PUASA DAWUD ATAU DAUD

Nabi Dawud AS, King David, salah kaprah ditulis dengan tanpa huruf W: Daud, padahal dalam Bahasa Arab penulisannya memakai huruf Wawu dan memakai huruf V dalam Bahasa Inggris. Nabi sekaligus raja ini ditakdirkan Allah tak pernah kalah dalam peperangan. Raja Jalut, atau Goliat yang besar-kekar-perkasa pun tewas dalam perang tanding melawan Dawud AS / David yang mungil. Sampai kini, kalau ada pertarungan si Besar lawan si Kecil, selalu diingatkan mengenai kisah legendaris ini.Nabi Dawud AS berputra Nabi Sulaiman AS (King Salomon) yang terkenal sebagai raja paling bijaksana sepanjang masa. Sulaiman AS juga dapat berbicara dengan hewan dan makhluk lainnya. Demikian Al Qur'an mengabarkan kepada kita.

 

 
IMAN = PINTAR

 

"Jika dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kalian sebagaimana (mestinya) manusia telah beriman!", mereka menjawab: "Mestikah kami beriman seperti para manusia bodoh itu?" Ketahuilah, sungguh (justru) merekalah yang bodoh, tetapi mereka tak menyadarinya."   Begitulah kira-kira terjemahan ayat ke 13 dari Surat Al Baqoroh.

 
JAMAAH DALAM SOLAT WAJIB, NAFILAH DALAM SOLAT SUNAT

 Solat jama’ah itu lebih utama 27 derajat dibanding solat sendiri, keutamaan solat sunat di rumah (tidak berjamaah) dibandingkan solat sunat di masjid sama dengan keutamaan solat jamaah, begitu kira-kira Nabi Muhammad SAW telah bersabda. Dalam riwayat lain, sabda beliau: solat jamaah lebih utama 25 derajat daripada solat sendiri. Jadi, 25 atau 27 derajat keutamaannya sesuai dengan kesungguh-sungguhannya, dan hanya Allah sajalah yang berhak menentukan.

 

 
JANGAN SALAH PAHAM, ISLAM=KUALITAS

 “Hikmah (semua kualitas) itu milik orang beriman yang tercecer, dimana pun kalian temukan, pungutlah!” Demikianlah kurang lebih sabda Nabi Muhammad SAW yang sudah sangat populer. Maksudnya, yang sesuai dengan “iman” atau “islam” itu kriterianya adalah kualitas, yang terbaik. Terbaik untuk semesta alam, karena memang Islam itu rahmat/kasih bagi semesta alam sesuai sabda Nabi SAW yang juga sudah sangat terkenal.

 

 
NYAWAL

  Berpuasa enam hari di Bulan Syawal, pahalanya sama dengan berpuasa satu tahun, begitulah kira-kira Nabi Muhammad SAW telah bersabda. Muncullah istilah “nyawal”, maksudnya puasa enam hari di Bulan Syawal. Umumnya, pada hari kedua lebaran, “nyawal” langsung dimulai. Setelah selesai “nyawal”, ada “budo kupat”. Di beberapa kamunitas santri, khususnya di pesisir utara, “budo kupat” malah lebih meriah daripada hari pertama lebaran.

 

 
KISAH MENGHORMATI BULAN SUCI

Mbah Joyo Kandar (usia kira-kira 65) seorang buruh kasar. Pekerjaan apa saja yang penting menghasilkan upah halal, dikerjakannya. Modalnya cuma sehat dan otot mrekekel (penuh tonjolan). Pernah intensif jadi tukang becak, tapi tiga tahun terakhir ini lebih sering jadi buruh bangunan, tepatnya laden tukang. Kalau hanya menilik usia dan penampilannya yang serba tua, orang bisa kecele: ia lebih rajin dan produktif dibandingkan dengan rekan-rekannya yang masih remaja sekalipun! Ini diakui  (dan ditakjubi serta jadi rebutan) para mandor yang pernah jadi atasannya.

 

 
BERKAH RAMADHAN

  Semua ibadah serasa lebih mudah dikerjakan di Bulan Ramadhan, karena setan dibelenggu dan anugrah Tuhan melimpah-ruah. Urusan ukhrowi bagi Pecinta Sejati terasa lebih manis, urusan duniawi bagi yang butuh serasa lebih lancar. Berkah ramadhan adalah berkah semesta, bukan milik orang beriman saja, karena Dia Maha Mengasihi seluruh hambaNya. Iman atawa kafir, adalah soal nasib setelah memasuki barzah dan segenap rangkaian berikutnya. Tanpa paksaan, tinggal pilih beserta konsekuensinya

 

 
ADZAN SUBUH RCTI

Diantara tayangan adzan di berbagai televisi kita, saya paling senang dengan adzan subuh RCTI sekarang ini. Itu salah satu adzan terbaik dari muadzin Masjidil Haram Mekah. Menurut saya, ibarat karya seni, itu temasuk adzan avangarde. Cengkoknya yang sulit ditiru, lebih-lebih oleh muadzin Melayu, mengharu-biru tiap jiwa yang merindukan Tuhannya. Padahal, setahu saya, adzan tersebut  bukan penampilan yang paling dahsyat dari muadzin yang sama. Yang biasa saja indahnya kayak gitu, apalagi kalau kita beruntung bisa mendengar penampilan yang luar biasa dari muadzin tersebut.

 

 
GEMBIRA ATAS RAMADHAN

(1) Barangsiapa gembira dengan datangnya Bulan Ramadhan, Allah mengharamkan orang tersebut dari neraka, (2) Andai umatku tahu kandungan Bulan Ramadhan, tentulah mereka menginginkan Ramadhan sepanjang tahun, (3) Ramadhan itu bulan penuh rahmat, ampunan dan anugrah, (4) Takkan rugi orang yang berdoa di Bulan Ramadhan, demikianlah kurang-lebih beberapa sabda Baginda SAW. Tentu saja yang dimaksud di sini adalah bagi orang yang beriman. Begitu banyak sabda Tuan Kita SAW tentang keistimewaan, kedahsyatan, keindahan beserta peluang ukhrowi di bulan suci ini.

 

 
SYUKUR

Firman Allah berkenaan dengan syukur, sudah sering kita dengar. Misalnya; (1)Sungguh, jika kalian bersyukur (atas nikmat yang telah Kuberikan), akan Aku tambah, tapi jika kalian kufur/ mengingkari nikmat, sungguh siksaKu amat berat… (2) Siapa saja yang bersyukur, (faedah) syukurnya itu untuk dirinya sendiri… (3) bersykurlah kalian kepadaKu dan kepada kedua orang tua kalian. Memang, ayat Al Qur’an yang mengingatkan kita akan pentingnya bersyukur, begitu banyak.

 
NISFU SYA’BAN
Ya Allah, Dzat Pemilik anugrah, bukan penerima anugrah. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Wahai dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau:  Engkaulah penolong para pengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau telah menulis aku di sisiMu di dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit rejeki, maka hapuskanlah (semua itu). Hapuskanlah, Ya Allah, dengan anugrahMu: celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rejeki dan tetapkanlah aku di sisimu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang beruntung, luas rejeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan. Sunguh Engkau telah bersabda dan sabdaMu pasti benar, di dalam Kitab SuciMu yang telah Engkau turunkan  dengan lisan nabiMu yang terutus: Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang dikehendakiNya dan di sisi Allah terdapat Ummul Kitab. Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak di malam pertengahan bulan Sya’ban nan mulia, saat  segala perkara yang ditetapkan dibedakan, hapuskanlah dariku bencana, baik yang kuketahui maupun yang tidak kuketahui. Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi RahmatMu wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi. Semoga Allah melimpahkan solawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat beliau. Amin.
 
BEBERAPA POKOK PIKIRAN SIMPAN PINJAM CARA ISLAM

Bismillaah, wal hamdu lillaah, wash sholaatu was salaamu ‘alaa Rosuulillaah: Muhammad ibni ‘Abdillaah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wa ba’du:

Ada lembaga mencari laba, ada lembaga tolong-menolong dalam kebaikan dan taqwa.

Lembaga mencari laba adalah perdagangan dalam berbagai bentuk, lembaga tolong-menolong diantaranya adalah zakat, sodaqoh, infak, dan utang-piutang.

Utang-piutang.

Utang-piutang sebagai salah satu lembaga tolong-menolong dalam kebaikan dan taqwa bertujuan mendapat pahala dan ridlo Allah di akherat, dan barokah kemudahan dan kelimpahan  rejeki di dunia,dll. Memberi hutang nilainya sama dengan sodaqoh, malah ada pendapat: melebihi sodaqoh. Siapa saja yang suka menolong hamba Allah, Allah pun suka menolongnya, begitu hadits yang sudah sering kita baca.

 
Jenggot

    Orang yang sejak kecil terus-menerus tekun beribadah dilandasi ilmu yang mumpuni, wajar bila di masa tua winasis, ngerti sak durunge winarah, sakti mandraguna, tahu tanpa melihat, mampu menebak isi hati orang lain.

 

     Contohnya mungkin nenekku, almarhumah Nyai Hajjah Sangidu Wonokromo Pleret Bantul. Beberapa kali aku “kena tembak” beliau. Salah satunya menyangkut soal jenggot

 
JUM’AT

Jum’at itu rajanya hari-hari, begitu sabda Nabi SAW. Keagungan Hari Jum’at bahkan melebihi Hari Raya ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha. Allah menganugrahkan Hari Jum’at untuk ummat Muhammad SAW. Orang Islam yang mati MalamJum’at atau Hari Jum’at, bebas dari pertanyaan Alam Kubur, sejahtera sejak di sana, mati syahid. Sebelumnya, Hari Sabtu adalah hadiah Allah untuk ummat-ummat terdahulu.

 
SHOLAWAT NABI

“Sungguh Allah melimpahkan solawat dan para malaikat memohonkan solawat untuk Nabi SAW, maka wahai orang-orang yang beriman, bacakanlah (mohonkanlah) solawat untuknya…”  Potongan ayat ini hampir pasti dibacakan para khotib pada khutbah bagian kedua.

 
REJEB
Menurut kalender, sejak Jum’at (4 Juli 2008) kemarin, kita telah masuk Bulan Rejeb, atau Rajab atau Rojab. Rejeb itu satu diantara empat bulan yang dimuliakan Allah. Nabi SAW mengalami Isro’ Mi’roj juga pada Bulan Rejeb. Beribadah pada waktu-waktu yang dimuliakan Allah, termasuk selama Bulan Rejeb, pahalanya di akherat dan barokahnya di dunia dilipatgandakan.
 
MAU SUKSES? SODAQOH!
Siapa yang tak ingin bahagia, sukses, pintar, kaya, sehat, selamat, sejahtera dunia-akherat? Siapa yang tak ingin terhindar dari duka-lara, kegagalan, kekurangan, marabahaya, bencana, kecelakaan, wabah penyakit?
 
MENGAPA “TERSESAT MASUK SURGA
Semboyan “Tersesat masuk surga” membuat banyak orang menduga-duga maksudnya: Mau bikin aliran sesat? Mau membela aliran sesat? Atau bagaimana? Jangan asal bikin semboyan, brow!
 
TAUBAT

Segeralah kalian bertaubat sebelum kalian meninggal dan segeralah kalian beramal sebelum kalian sibuk, demikian kurang-lebih Nabi SAW pernah bersabda.

 

 
IKHLAS

IKHLAS yang kurang-lebih artinya “murni, bersih tanpa campuran apapun” merupakan cabang iman ke kesebelas versi Syeh Nawawi Al Bantani.

 

 
MENGAGUNGKAN SYI’AR AGAMA
Mengagungkan syi’ar-syi’ar atau icon-icon atau symbol-simbol agama Islam, ditempatkan pada urutan ke sepuluh dalam urut-urutan cabang keimanan yang jumlahnya 77 oleh Syeh Nawawi Al Bantani. Merasakan kemegahan tatkala memakainya, adalah salah satu perwujudannya.
 
MENGAGUNGKAN NABI MUHAMMAD SAW
Pribadi Nabi Muhammad SAW yang teduh, anggun, kasih dan agung secara objektif diakui baik oleh orang non-Islam maupun orang Islam. Michael J Hart –kalau keliru menuliskan namanya harap dikoreksi—  seorang ilmuwan non-Islam, menempatkan Muhammad SAW dalam urutan 100 tokoh paling berpengaruh di dunia dalam urutan pertama. Syech Nawawi Al Bantani menempatkan pengagungan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai cabang keimanan yang ke 9 diantara keseluruhan cabang-cabang keimanan yang menurut beliau ada 77.
 
CINTA DAN BENCI KARENA ALLAH
Tali iman yang paling kokoh ialah bilamana engkau suka karena Allah dan benci karena Allah, begitulah kira-kira sabda Nabi yang telah diriwayatkan Imam Ahmad. Suka atau cinta dan benci karena Allah dalam urut-urutan cabang keimanan, oleh Syeh Nawawi Al Bantani ditempatkan pada urutan ke delapan
 
CINTA ALLAH DAN RASULNYA

Mencintai Allah dan Rasulullah Muhammad SAW, dalam kitab Futuhul Madaniyyah karya Syech Nawawi Al Bantani ditempatkan pada urutan ketujuh diantara cabang-cabang keimanan yang dalam kitab atau buku tersebut disebutkan tujuhpuluh tujuh cabang. Selanjutnya, Syeh Nawawi mengutip hadits yang diriwiyatkan dua guru –Imam Buchori dan Muslim—bahwa Rasulullah telah bersabda yang kurang-lebih artinya; “Tiga perkara, siapa saja yang dirinya mengandung tiga perkara, dia akan menemukan manisnya iman; (1) mencintai Allah dan Rasulullah melebihi kecintaannya kepada selain keduanya, (2) mencintai seseorang semata-mata karena dan dalam koridor (perintah) Allah, (3) benci kalau sampai kembali ke dalam kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran, sebagaimana dia benci kalau sampai dicemplungkan ke dalam neraka

 

 
Fatwa Kyai hari ini
Tatkala manusia usahakan nafkah, ketahuilah, tangan-tangan yang giat kerja itu disukai Allah. DIA hargai unjuk kerja dan tetesan keringat hamba.  DIA murkai hamba yang makan riba. Betapa keji riba! Usahakan nafkah tanpa jerih-payah!
 
IMAN KEPADA HARI AKHIR

Yang dimaksud beriman kepada Hari Akhir yakni percaya pada adanya hidup setelah kematian, meliputi adanya kehidupan di alam barzah (alam kubur), hari kehancuran semesta (kiamat qubro, kiamat besar), hari kebangkitan dari alam kubur, hari pemeriksaan dan penghitungan amal (hisab), hari penimbangan dan pengadilan, tugas melewati titian yang membentang dari mahsyar (padang tempat pengadilan) di satu ujung dan di ujung lainnya membentang surga serta di bawahnya jurang neraka menganga, adanya surga dan neraka. Dalam urutan rukun iman, beriman kepada hari akhir ini berada pada urutan keenam.

 
Fatwa Kyai
Senantiasakan kalian menetapi niat yang bagus di setiap tindakan. Niat yang bagus berarti menujukan tindakan semata karena Allah. Dan dimaksud nasehat itu, tindakan atau ucapan yang dilakukan demi memperbaiki diri atau orang lain menuju pencapaian yang bagus menurut Allah. Lakukanlah dengan niat yang bagus saat kalian bernasehat.

 
 
IMAN KEPADA TAKDIR ALLAH

IMAM  At Tirmidzi meriwayatkan satu hadits yang sudah sangat populer, kurang-lebihnya berbunyi, ”Tidaklah seorang hamba beriman --baca: secara sempurna--  hingga dia beriman pada takdir; takdir baik atau takdir buruk, dan hingga dia meyakini bahwa apa saja yang menjadi kepastian (takdir) bagi dirinya tak akan bisa dihindarkan dari dirinya, serta apa saja yang bukan menjadi kepastian (takdir) bagi dirinya tak akan bisa mengenai dirinya. Dalam redaksi kalimat yang berbeda, Allah kurang lebih telah berfirman di dalam Al Qur’an yang artinya, “…Bahkan tiada selembar daun yang gugur kecuali telah tertuliskan dalam Buku Catatan (takdir)…”

 

 
IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

 DALAM urut-urutan rukun Iman, mengimani atau mempercayai kitab-kitab Allah atau buku-buku suci yang diturunkan Allah kepada para nabi, menempati urutan ketiga. Setelah beriman kepada Allah dan malaikatnya, seorang muslim wajib mengimani kitab-kitab Allah.

 

 
IMAN KEPADA MALAIKAT

Para ulama sepakat, bahwa mengimani keberadaan malaikat hukumnya wajib. Dalam urutan rukun-rukun iman yang jumlahnya 6 (menurut madzhab sunni) atau 7 (menurut madzhab syi’i) dan cabang-cabang keimanan yang jumlahnya sekitar 78, beriman kepada malaikat ini menempati urutan kedua.

 
IMAN KEPADA ALLAH

 

Hanya orang-orang yang memperoleh hidayah (petunjuk) dan taufik (pertolongan) Allah saja yang dapat beriman kepadaNya. Alam semesta dengan segenap keajaiban sekaligus keteraturannya, ayat-ayat Al Qur’an yang tak tertandingi dari segala segi, akal yang sangat canggih, semuanya tak berarti apa-apa bagi orang yang tak mendapat bagian dari hidayah dan petunjukNya. Sungguh ajaib orang yang tak beriman, tapi lebih ajaib lagi orang bisa beriman, demikian salah satu ungkapan klasik.

 
ORANG BAKHIL JANGAN MIMPI MASUK SURGA

 (Lidahwali): Inginkah anda sekalian menjadi orang takwa atau saleh? Resep menjadi orang takwa itu mudah. Tak perlu susah-susah harus sekolah ke TKIT, SDIT, SMPIT atau SMAIT dengan biaya mahal. Lantas apa resepnya?Guru kami KH Muhammad Fuad Riyadi memberikan resep yaitu: Ngaji Ilmu agama dengan konsisten, memperbanyak sedekah dan memperbanyak membaca salawat Nabi SAW.“Kalau orang itu selalu mendatangi majelis ilmu (mengkaji ilmu) secara konsisten,

 

 
MBAH TOHARI
Beliau saat tulisan ini dibikin kira-kira berusia 70-an tahun. Sudah hampir setahun sakit. Tak jelas sakitnya. Tak mandi. Telanjang. Selalu di tempat tidur. Maksudnya, bale-bale bambu di kamar bambu setengah terbuka.  Meracau entah dengan bahasa apa.Wajar, jika 99 % orang Wonokromo Pleret Bantul tempat domisilinya, menganggap beliau “hanya orang gila biasa”.
 
Aliran Sesat

Aliran sesat, seperti diributkan bulan-bulan kemarin, adalah fenomena yang sejak dulu ada dan akan terus ada, sampai hari kiamat tiba.