|
Rabu, 16 September 2009 | 09:03 WIB Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetya
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Hidup berdampingan dengan umat penganut agama/aliran kepercayaan, dan saling membagi kasih sayang, adalah sebuah seni kehidupan. Karena sifat seni adalah indah, maka jika terwujud, itu adalah keindahan. Sedangkan keindahan, lewat cara kasih sayang, adalah jalan menuju Tuhan. Demikian salah satu intisari diskusi Curah Pandang Pergulatan Iman dan Seni, di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), selasa malam. Diskusi itu menjadi bagian acara dari pameran lukisan KH Muhammad Fuad Riyadi (38), Pengasuh Pondok Pesantren Rudlotul Fatihah, Bantul. Pameran kyai itu bertema Aura Dzikir (12-17 September).
Selain Kyai Fuad, diskusi menghadirkan juga pembicara, budayawan dan rohaniwan katolik Sindhunata, musikus dan budayawan Jaya Suprana, Romo Sapto Raharjo (tokoh kejawen dari Paguyuban Tritunggal), Ida Bagus Agung (rohaniwan Hindu). Puluhan seniman dan budayawan Yogyakarta, menghadiri acara itu. Cita-cita hidup manusia adalah mencapai kesucian dan keindahan. Dan bayangkan jika manusia hidup tanpa dua hal itu. Begitu menyedihkan, bukan? ujar Ida Bagus Agung. Ia sendiri menyebut lukisan Kyai Fuad indah karena ada auranya, dan bisa membagi keindahan itu ke setiap mata yang memandang lukisannya. Jaya Suprana mengatakan, lewat keindahan, manusia menuju Tuhan. Manusia harus membagi kasih sayang. Apakah itu namanya iman, seni, agama, politik, atau apapun, asal muaranya kasih sayang, itulah keindahan. "Tuhan itu tidak untuk dicari kemana-mana. Tuhan ada kala kita bisa membagi kasih sayang," ujarnya. Sindhunata atau yang akrab disapa Romo Sindhu menyampaikan, jika diisi hanya oleh umat dengan satu agama, dunia akan kurang warna. Dunia perlu banyak warna, agar manusia belajar dan menghargai keindahan. "Tuhan saja memberi tempat untuk dosa yang dibuat manusia," paparnya. Romo Sapto mengutarakan, melalui seni, seperti Kyai Fuad yang melukis dan proses melukisnya beranjak dari permenungannya saat dzikir, seni yang adalah keindahan dan kejujuran, dibagi. Sementara Fuad mengatakan, cara manusia menuju surga gampang. "Manusia mesti mengasihi makhluk di bumi, dan malaikat di langit akan mengasihi manusia," ujarnya. Link : http://oase.kompas.com/read/xml/2009/09/16/09032322/Keindahan.Lewat.Cara.Kasih.Sayang..Jalan.Menuju.Tuhan |